Menulis adalah sebuah proses. Sama kaya ibuku ketika masak. Ketika ibuku memulai masak, pasti dia menyediakan segala sesuatu yang berhubungan dengan masakannya. Jika ingin masak nasi goreng, pasti menyiapkan nasi. Jika ingin masak air, pasti menyiapkan air. Begitu pun masak-masakan lainnya.
Sama kaya masak pula, penulis akan merasa senang jika tulisannya bermannfaat bagi yang membacanya. Entah kenapa suka aja, kalau ada orang yang mengatakan tulisanku bagus, walau pun yang mengatakannya baru aku seorang, hehe
Menulis itu sama kaya masak, kadang masakannya tidak enak, kadang sangat tidak enak. (Jadi, inget pas aku masak nasi goreng). Tapi Menulis itu sama kaya masak, kalau masakanku bagus aku bisa jadi chef terkenal. Tapi bagaimana cara menjadi chef ?
Pertama, menulis itu sama kaya masak, dimana seseorang jika ingin menulis harus mencari bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menulis.
Kedua, menulis itu 'tidak' sma kaya masak, dimana jika tulisanku tidak enak untuk dibaca, aku bisa memperbaiki tulisanku tanpa membuang tulisan yang tidak enak untuk dibaca.
Ketiga, Seorang chef akan jadi mempunyai nilai lebih jika mempunyai passion dalam satu hal masakan. Sama kaya penulis
Keempat, Penulis tidak sama kaya chef. Penulis bisa membuat tulisan dimana saja, kapan saja, apa saja bisa ditulisnya.
Lalu kapan aku mulai menulis ?
Yaitu ketika aku mulai lapar, kalian mulai lapar, bangsaku mulai lapar....
Intinya aku ingin makan
Sama kaya masak pula, penulis akan merasa senang jika tulisannya bermannfaat bagi yang membacanya. Entah kenapa suka aja, kalau ada orang yang mengatakan tulisanku bagus, walau pun yang mengatakannya baru aku seorang, hehe
Menulis itu sama kaya masak, kadang masakannya tidak enak, kadang sangat tidak enak. (Jadi, inget pas aku masak nasi goreng). Tapi Menulis itu sama kaya masak, kalau masakanku bagus aku bisa jadi chef terkenal. Tapi bagaimana cara menjadi chef ?
Pertama, menulis itu sama kaya masak, dimana seseorang jika ingin menulis harus mencari bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menulis.
Kedua, menulis itu 'tidak' sma kaya masak, dimana jika tulisanku tidak enak untuk dibaca, aku bisa memperbaiki tulisanku tanpa membuang tulisan yang tidak enak untuk dibaca.
Ketiga, Seorang chef akan jadi mempunyai nilai lebih jika mempunyai passion dalam satu hal masakan. Sama kaya penulis
Keempat, Penulis tidak sama kaya chef. Penulis bisa membuat tulisan dimana saja, kapan saja, apa saja bisa ditulisnya.
Lalu kapan aku mulai menulis ?
Yaitu ketika aku mulai lapar, kalian mulai lapar, bangsaku mulai lapar....
Intinya aku ingin makan

EmoticonEmoticon