Mengapa manusia harus berpikir ?
Adanya yang bilang manusia berfikir karena ada masalah, dimana jika seseorang dirudung masalah tentu dia harus keluar dari masalah itu, cara yang paling tepat untuk keluar dari masalah itu manusia harus berfikir ibaratnya tuh kaya kita dirudung sama lebah, jadi satu-satu jalan untuk keluar dari rudungan lebah yaitu dengan cara lari (walaupun lari juga bagian dari berfikir)
Ada juga yang bilang manusia berfikir karena manusia itu lagi tidak ada kerjaan. Entah itu habis sholat, bermain, makan, atau habis putus dari gebetan, walau aku tidak punya pacar, tapi aku tau kok rasanya putus.
Oke lanjut lagi, Ada juga yang bilang manusia berfikir karena manusia itu hidup, kalau tidak berfikir berarti dia udah masuk tanah.(death)
Tapi kalau kita berfikir lebih kritis lagi mengenai fikiran kita. Sebenarnya berpikir itu bisa dianggap baik semua, atau ada beberapa proses berfikir yang kurang baik untuk difikirkan? Dan sebenarnya berfikir itu baik atau tidak ?
Menurut KBBI berfikir artinya menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu/ menimbang-nimbang ingatan. Dimana ketika kita berfikir terdapat beberapa slideshow yang terlintas dalam benak kita. Entah itu kejadian masa lalu, atau sebuah slideshow baru yang memang hasil pikiran kita tadi.
Jadi berfikir itu baik dan penting. Tapi apakah semua manusia berfikir dengan cara yang sama atau memang terdapat takdir yang menentukan cara berfikir manusia berbeda-beda?
Misalnya tentang masalah shalat terawih, dimana selalu ketika kita tiba shalat terawih dari aku kecil sampai sekarang pasti ada satu, atau dua khotib yang berbicara masalah perbedaan jumlah shalat terawih dan selalu diakhiri dengan kata "11 atau 23 baik, yang salah yang tidak shalat terawih". Ini menunjukkan bahwa manusia berfikir dengan caranya masing-masing
Setelah aku merenung, berdiam diri dikamar, main game pb dan lost saga, nonton kartun, dan kegiatan aku yang tidak jelas lainnya, akhirnya aku dapat menyimpulkan ada 2 macam orang berfikir.
1 Tipe Manusia Penghayal
2.Tipe Manusia Pemikir
3.Tipe Manusia Pemikir Labil
1. Tipe yang pertama adalah jenis manusia yang ketika berfikir diawali dengan khayalan /slideshow/gambaran dalam benaknya yang tidak disertai bukti atau sedikit bukti. Jadi ketika ada sebuah persoalan dia mencoba untuk berkhayal/ atau menampilkan slideshow dalam pikirannya. Lalu khayalan itu dia utarakan tanpa ada bukti yang kuat, sekalipun ada bukti itu sangat rapuh, dan dapat dirobohkan dengan bukti penentangnya.. . Contohnya teorema evolusi. Dimana sang pencetus ini entah kenapa bisa berfikir kalau manusia berasal dari kera. Sesuai teori tipe manusia penghayal yang aku ajukan tadi, aku menyimpulkan orang ini menampilkan khayalan manusia dengan kera. Dan terus dilakukan berulang-ulang. lalu dia berkeyakinan bahwa bahwa manusia berasal dari kera( karena dalam khayalannya manusia banyak miripnya dengan kera, atau sebaliknya). Lalu dia mencari satu dua bukti untuk membuktikan teorema itu dan mengabaikan bukti atau pertanyaan yang bertetangan dengan itu, misalnya lalu kera berasal dari mana? kenapa kera-kera sekarang tidak berubah jadi manusia?.
Tipe manusia ini cara berfikirnya begini
ada satu persoalan -----cari solusi----- berkhayal-----khayalannya "kayanya" cocok-----cari satu dua bukti yang sesuai dengan solusi itu atau mungkin tidak mencari bukti-------mengabaikan pertanyaan yang meragukan solusi itu--------menyimpulkan--------
Kalau di Indonesia contoh dari tipe manusia ini biasanya orang yang suka dengan pamali, kaya orang hamil yang katanya kalau gak diturutin ngidamnya nanti anaknya ngiler. Padahal jika dipikir-pikir lagi kenapa ada orang yang menyimpulkan kaya gini. Pertama ada bukti, tapi itu cuma satu atau bukti, yang beberapa anak yang ngileran karena ngidamnya tidak diturutin . Kedua, tidak ada bukti, dimana ada seseorang berkhayal kalau anak ketika dalam kandungan sudah dapat ngiler, lalu ketika lahir kelainan itu terus berlanju.
Inget, pas aku kecil, katanya kalau mau hujannya berhenti, harus lempar kolornya bapaknya ke genteng. (coba apa hubungannya?)
Tipe manusia ini maaf kalau saya menyebutnya kurang berpengetahuan. Biasanya ini dialami oleh nenek moyang atau bahkan orangtua kita. Buktinya orang tua pada umumnya, ketika melihat anak melakukan satu dua kesalahan, biasanya langsung dikatakan "sering' melakukan kesalahan itu, padahal baru satu dua kali dan pada kenyataannya tidak sering. Sama ketika ada sebuah fenomena dimana ada satu dua bukti yang kejadiannya sama, langsung dikatakan bahwa manusia jika melakukan perbuatan itu akan berakibat yang sama. Ini juga salah satu penyebab ada agama baru dan beberapa penyimpangan dalam agama, terutama agama saya ini, Islam :)
Singkatnya, Tipe Orang yang suka mengada-ngada
2. Tipe Manusia Pemikir
Singkat aja, tipe manusia ini hampir sama kaya penghayal tapi dia mencari bukti yang mendukungnya dan mencari bukti untuk menentang pertanyaan yang meragukan teorinya. Jadi ketika dia mengajukan pendapat dia benar-benar berfikir matang-matang dan mencari bukti yang kuat
cara berfikirnya
ada satu persoalan------cari solusi------berkhayal----mencari bukti yang mendukungnya dan bukti itu kuat----dan menjawab semua pertanyaan yang meragukan solusi itu .
3. Tipe Manusia Pemikir Labil
Lebih singkat lagi, kalo tipe ini, kalau lagi mood bisa jadi Pemikir, kalau lagi tidak mood bisa jadi Pengkhayal.
Sekarang kita berfikir apa yang harusnya paling wajib difikirkan oleh manusia
1. Agama
Kenapa manusia harus wajib memikirkan tentang agamanya? Karena jika dilihat sekilas ada 3 agama atau mungkin lebih yang menjanjikan jika menganut agama tersebut maka dia akan dijanjikan surga dan jika tidak menganut agama tersebut maka akan dimasukkan neraka. Jika kalian tipe orang pemikir, pasti akan menanyakan tentang agamanya, karena jika tidak difikirkan dia mengalami 4 kerugian, pertama, tidak mengetahui kebenaran tentang dunia ini, kedua, dibodohi oleh orang-orang penghayal (dan menurut aku ini hina)kenapa aku mau dibodohi oleh seorang penghayal?!, ketiga, dimasukkan neraka, keempat tidak akan pernah mencicipi apa itu surga
Bahkan menurutku, yang harus difikirkan pertama seseorang setelah menginjak umur 15 tahun adalah tentang agamanya. Oya, pernahkah kalian dengar berita tentang Lia Eden?. Jika kalian memang tipe pemikir, pasti kalian dapat menyimpulkan kenapa didunia ini ada beberapa macam agama, karena ada orang tipe penghayal dalam hal agama. dan berkenyakinan pasti ada satu agama yang benar, benar
Mumpung lagi bicara agama nih, bagi pembaca yang beragama Islam, aku akan menjelaskan kenapa dalam agama kita ini ada berbagai macam aliran dalam agama Islam. Cukup 1 kata, karena ada orang tipe pengkhayal, Rasullulah kan pernah menjelaskan bahwa kelak ada 71 golongan dalam agama Yahudi, 72 golongan dalam agama Nasrani, dan 73 dalam agama Islam, dan yang Islam hanya ada satu yang selamat, yaitu yang mengikuti syariat Rasullullah
Coba 73 hanya satu yang selamat. berarti menandakan 72 lainnya hanya khayalan. Berarti menandakan didunia ini lebih banyak orang-orang penghayal
2. Teknologi
Ini sih pasti kalian setujukan. Secara hidup didunia itu susah. Kenapa harus memilih yang susah kalau ada yang mudah.?. Dan ini adalah salah satu keuntungan dari seorang pemikir yang dapat dirasakan orang lain di dunia. Walaupun awal mulanya hanya sekadar khayalan. Tapi dari khayalan itu mencari bukti, hukum alam yang kuat untuk mewujudkannya. Disisi lumayan sulit untuk membedakan mana orang yang penghayal atau pemikir. Kenapa ?. Karena Teknologi adalah sebuah keinginan. Dan keinginan ini bermanfaat loh. Ingat, Teknologi adalah keinginan yang bermanfaat. Selain itu berarti khayalan
Contohnya mesin waktu dan alien.Manfaat sama mudhorotnya lebih banyak mana ?. Bukti apa yang menyatakan bahwa mesin waktu adalah hal yang harus diwujudkan dan alien memang ada?
Pertama mesin waktu adalah khayalannya orang yang depresi dalam hidupnya. Orang yang depresi adalah khayalannya lebih banyak yang aneh-aneh.
Kedua, jika aku menyatakan bahwa aku adalah alien yang berasal dari masa depan, apakah kalian percaya ????. Kenapa kalian mempercayai sesuatu tapi kalian mendustai bukti yang akan menguatkan khayalan kalian ?
Ketiga, teori dasar mesin waktu itu apa ? kalau bayi tabung kan teori dasarnya pertemuan dari sperma dan ovum, kalau pesawat terbang, teori dasarnya burung yang bisa terbang, kalau kultur jaringan, teori dasarnya sel yang dapat membelah, kalau teleportasi teori dasanya dua titik yang dihubungkan melalui garis, tapi dengan teleportasi, tak perlu memakai garis. Lalu mesin waktu ?
Keempat, kenapa alien itu tidak menjajah kita ?
Kelima, jika alien adalah makhluk yang tidak membutuhkan oksigen dan makanan, kenapa ada hewan yang seperti itu tidak bisa lebih pintar dari manusia.
Udah ah capek menghadapi orang penghayal
3. Keluarga
Ini penting, jika tidak difikirkan bagaimana cara membangun keluarga yang harmonis, maka bagaimana kita akan bahagia ?
4. Ekonomi
Untuk apa berpikir kritis tentang perekonomian ?. Jawabannya meningkatkan nilai ekonomi makhluk-makhluk yang berhubungan dengan perekonomian. Siapa ?. Jawabanya manusia. Eiits, ini aku ngarang loh, dan aku bukan pakar ekonomi. Hanya menyimpulkan saja dari kata pertanian, perindustrian. Tujuannya sama kan pertanian, perindustrian, perekonomian, yaitu untuk meningkatkan?
Tapi kalau perekonomian itu berpihak sebelah, apakah itu bisa disebut perekonomian ? Contoh Riba
Yang ini kalian berpikir kritis sendiri saja
5. Negara
Untuk apa berpikir bagaimana merdeka, tapi malas-malasan berpikir mempertahankan kemerdekaan
Kesimpulannya, walaupun jalan pikirnya seorang penghayal tidak ribet, tapi hasil pemikirannya hanya akan membuat ribet kehidupan orang lain , bahkan mungkin dirinya sendiri. Dan sebaliknya mungkin memang jalan pikiran seorang pemikir lebih ribet dari orang-orang lainnya, tapi hasil pemikirannya pasti akan memudahkan kehidupan orang lain dan dirinya sendiri
Dan bukan patokan pula orang yang mendapat gelar professor adalah orang yang berfikir kritis. Dan bukan patokan pula orang yang lulusan SD adalah seorang penghayal
Dan ingat tidak semua orang bisa menjadi orang pemikir dalam ketiga hal itu. Ada orang yang bisa berfikir kritis tentang agamanya, tapi tidak bisa berfikir kritis tentang teknologi, Ada juga orang yang bisa berfikir kritis tentang teknologi tapi tidak dengan agamanya.
Tapi saranku lebih baik berfikir kritis saja tentang agama dulu, yakin dah agama dulu
Bahkan Albert Einstein, katanya ketika akhir hayatnya, dia mengatakan "Kemana aku akan pergi?"
Aku tak mengatakan kalau aku seorang pemikir, tapi aku ingin jadi pemikir. Aku juga tak mengatakan kalau aku telah bebas dari khayalan. Tapi aku tak ingin jadi penghayal. Maka dari itu marilah bermusyawarah, komen-komenan, re-tweet2.
Di tulisan selanjutnya, aku akan menjelaskan 2 Tipe lagi, Tipe Orang Yang Positif, Tipe Orang Yang Negatif
Semoga kita bisa jadi orang yang membedakan mana yang benar dan salah, dan bisa membedakan mana yang manfaat dan mudhorat

EmoticonEmoticon